Pada suatu ketika waktu pagi-pagi shubuh, pada waktu itu Bilal sudah selesai mengumandangkan adzan shubuh. Bilal menanti- nanti kedatangan Rasulullah Saw, tidak seperti biasanya Beliau belum datang pada jam segitu. Biasanya Rasulullah Saw datang ke masjid sebelum Bilal datang, Bilal pun mencari-cari di sekitar masjid tetapi tidak menemukan beliau.
Akhirnya Bilal memutuskan untuk menyusul ke rumah Rasulullah Saw, sesampai dirumah Beliau Bilal mengetuk pintu dan masuk, ternyata Bilal mendapati Beliau masih duduk diatas sajadah yang penuh dengan air mata Beliau, bahkan pipi dan jenggot beliau masih bash oleh air mata. Bilal memberanikan diri untuk bertanya pada Beliau,'ya Rasulullah apa gerangan yang membuatmu bersedih? wahai Bilal aku memikirkan surat Ali 'Imran ayat 190-191 :" Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran ALLAH) bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat ALLAH sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata),"ya Tuhan kami, tidakkah engkau menciptakan semua ini sia-sia; Maha Suci ENGKAU, lindungilah kami dari azab neraka."
Aku takut umatku banyak yang tidak akan bisa melakukannya, banyak dari umatku yang tidak bersabar menerima ujian dari ALLAH SWT , banyak yang tidak Ridho dengan takdir yang diterimanya, itulah Bilal yang aku tangisi dari umatku.
Akhirnya Bilal memutuskan untuk menyusul ke rumah Rasulullah Saw, sesampai dirumah Beliau Bilal mengetuk pintu dan masuk, ternyata Bilal mendapati Beliau masih duduk diatas sajadah yang penuh dengan air mata Beliau, bahkan pipi dan jenggot beliau masih bash oleh air mata. Bilal memberanikan diri untuk bertanya pada Beliau,'ya Rasulullah apa gerangan yang membuatmu bersedih? wahai Bilal aku memikirkan surat Ali 'Imran ayat 190-191 :" Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran ALLAH) bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat ALLAH sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata),"ya Tuhan kami, tidakkah engkau menciptakan semua ini sia-sia; Maha Suci ENGKAU, lindungilah kami dari azab neraka."
Aku takut umatku banyak yang tidak akan bisa melakukannya, banyak dari umatku yang tidak bersabar menerima ujian dari ALLAH SWT , banyak yang tidak Ridho dengan takdir yang diterimanya, itulah Bilal yang aku tangisi dari umatku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar